This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 20 Juni 2014

TERNYATA....BANYAK “PAHLAWAN” MEMILIKI LATAR BELAKANG YANG SAMA LOH...


TERNYATA....BANYAK “PAHLAWAN” MEMILIKI LATAR BELAKANG YANG SAMA LOH...

Sejenak kita simak beberapa film seputar seorang pahlawan.
       Pertama, kita simak film HARRY POTTER, yang mana dia adalah anak yang ditinggal mati oleh kedua orangtuanya semenjak usia 1 tahun, dirawat oleh satu-satunya sanak saudaranya yakni bibinya dan ia harus berjuang sekuat tenaga mengalahkan musuh yang telah membunuh kedua orang tuanya sekaligus orang yang ingin menguasai dunia dengan sihir gelapnya yakni LORD VOLDEMORT. Perjuangannya memang tidaklah sendiri melainkan dibantu dengan sejumlah teman-temannya yang ikut berjuang sepeerti Hermione Granger dan Ronald Weasley. Namun pada garis besarnya ia sendirilah yang harus menghadapi musuh bebuyutannya itu.

      Film berikutnya, adalah sebuah film kartun yakni Naruto. siapa juga yang ga tahu tokoh ini. bahkan keberadaannya masih kontroversi...ada yang suka dan yang tidak. terlepas dari semua itu, kita kan kembali fokus pada latar belakang hidupnya yang mana lagi-lagi sejak kecil sudah ditinggalkan oleh orangtuanya -bedanya ia dan Harry Potter, naruto ditinggal mati beberapa waktu setelah kelahirannya, bahkan sepertinya belum sempat di aqiqah-in, hehe-. Hidup sendiri dibawah pengawasan diam-diam hokage -sebutan untuk kepala desa- ketiga. Kedua orangtuanya meninggal akibat ingin menyelamatkan hidupnya dari serangan kyuubi makhluk berekor sembilan yang dikendalikan oleh seseorang yang bernama Madara Uchiha (katanya, padahal Obito Uchiha). Setelah tumbuh besar, ia pun harus menghadapi kenyataan bahwa ia adalah orang terpilih yang harus mengalahkan Uchiha Madara dalam keinginannnya untuk membuat sebuah dunia baru dengan kedamaian versinya sendiri. ia kemudian belajar, berusaha mencari kekuatan demi kekuatan untuk menjadi orang yang lebih kuat. Namun perjuangannya itu tidak seluruhnya dilakukan sendiri, beberapa orang seperti Haruno Sakura, Sasuke Uchiha dan  shinobi seluruh ninja dan samurai membantunya serta melindunginya hingga akhirnya ia harus berhadapan dengan Uchiha madara yang telah meninggal namun dibangkitkan lagi oleh seseorang yang ternyata lebih jahat. 

      Film ketiga, lagi-lagi kita akan membahas film kartun, yakni kungfu panda. Yang mana merupakan seekor panda yang ketika bayi telah ditinggal meninggal oleh orangtuanya demi melindungi dirinya sewaktu desanya dihancurkan oleh burung merak yang sangat jahat. Burung merak itu berkeinginan untuk menciptakan dunia baru yang hanya bisa dikuasai oleh dirinya dan menciptakann kedamain versinya sendiri. Dibesarkan oleh seekor burung bangau iapun mendapati jati dirinya adalah seorang kesatria naga yang nantinya akan membawa perubahan besar pada dunia. Begitulah ia ketika di film kungfu panda 2, ia pun bertemu dengan musuh yang telah menghancurkan serta membunuh warga panda termasuk orangtuanya. Perlawanannya tak ia lakukan sendiri, ia dibantu oleh beberapa kawannya serta gurunya. Hngga akhirnya kemenangan berada ditangannya.

     Itulah sebagian cerita "pahlawan" dalam ceritanya, yang saya ambil sebagai bahan referensi, mungkin masih banyak “anak terpilih” lainnya yang ditinggal mati oleh orangtuanya semenjak kecil, kemudian harus menghadapi musuh yang telah membunuh kedua orangtuanya dan dalam perjuangannya itu ia dibantu oleh teman-temannya.
Perlu kita telusuri dari cerita diatas, begitu banyak kemiripan yang ada pada mereka yakni :
1.       Sama-sama ditinggal mati oleh orangtua mereka sejak lahir/kecil
2.       Harus menghadapi musuh yang telah membunuh kedua orangtua mereka
3.       Dalam perlawanannya, ia mendapat bantuan dari orang-orang terdekatnya
4.       Dan ia adalah sang “terpilih”

     Aksi heroik yang dilakukan mereka Tak sedikit membuat anak-anak terinspirasi dari tokoh film-film tersebut. Namun, jika kita cermati, poin pertama diatas juga dialami oleh nabi kita muhammad SAW. Saya tidak bermaksud menyamakan beliau dengan ketiga tokoh diatas tidak, sama sekali tidak. Karena tidaklah seimbang dan takkan pernah ada yang mampu menyeimbangi dengan beliau.

           “Ada sebuah cerita yang terinspirasi dari cerita yang lain”. Saya tidak berniat menuduh cerita yang satu diatas cerita yang lain tidak. Namun bagaimana Nabi Muhammad SAW menjadi orang yang sangat berpengaruh didunia sepanjang masa dan itupun menurut Michael H. Hart seorang ahli astronimi dan sejarah di amerika serikat. Dan ada kemungkinan menjadi inspirasi bagi cerita yang lain.
  
“           Tentang bagaimana peran penting orangtua dalam membentuk karakter pribadi anaknya”.
Saya memang belum berkeluarga, namun saya melihat lingkungan disekitar saya dimana yang satu tumbuh dengan kedua orangtua lengkap, yang satu tumbuh dengan hanya dengan ibu saja, satu tumbuh dengan ayahnya saja, dan yang banyak saya temukan adalah yang mendapat kurangnya perhatian dari orangtua (diasuh oleh sanak-saudarnya yang lain)

      Poin kedua yang patut dicermati adalah harus menghadapi “musuh”. Jika Harry Potter harus berhadapan dengan Lord Voldemort, Naruto dengan Madara Uchiha (yang ternyata adalah Obito), dan Po dengan Lord Shen-nya(dalam kungfu panda 2). Maka Nabi Muhammad SAW harus menghadapi permasalahan umat manusia dari kejahiliyahan mereka menuju cahaya-Nya yakni Islam.
      Di poin ketiga, sudah merupakan hakikat manusia sebagai makhluk sosial yang tak mampu berdiri sendiri diatas pijakannya melainkan membutuhkan bantuan dari orang lain. Harry Potter dengan Hermoine dan Ron, Naruto dengan gurunya kakashi, sakura, Sasuke, bee dan teman-teman ninjanya yang lain, Po dengan tiger dan kawan-kawannya. Disini pula rasulullaah dibantu oleh siti khadijah, Abu Bakar shidiq, Umar Bin khattab dan Ali bin Abi thalib dan sahabat yang lainnya dalam menegakkan Islam dimuka bumi. Poin terakhir yakni : sang”terpilih” untuk menyelamatkan dunia.
    
     Kalau kita melihat, dan berfikir ulang, bisa jadi semua kisah khayalan diatas terinspirasi dari kisah Rasulullaah SAW. Bukankah pada hakikatnya cerita fiksi di film-film itu terinspirasi dari kehidupan nyata?. Bukankah lebih baik kita, anak-anak kita, saudara-saudara kita lebih mengetahui kisah para Nabi, daripada kisah-kisah kepahlawanan lainnya?.

       Kata terakhir saya: banyak khayalan, banyak kekerasan yang diperlihatkan membuat takut kebanyakan orangtua terhadap dampak karakter anaknya yang menonton. Mari pilah serta pilih film yang baik dan bagus untuk anak-anak kita. Kembali, saya tidak bermaksud melarang, hanya menganjurkan jikalau masih, sebaiknya didampingi oleh orang yang lebih dewasa. Karena tidak menutup kemungkinan akan ada hikmah dari apa yang anak kita tonton.
      

       Saya Fauziyah Kariem Aisyi, mahasiswa tingkat akhir di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro UNiversitas Pendidikan Indonesia, seorang aktivis KESATUAN AKSI MAHASISWA MUSLIM INNDONESIA Wilayah Jawa Barat, suka dengan film Harry Potter, Naruto dan Kungfu Panda. Namun lebih suka shirah Nabawiyah dan shirah Shahabiyah. Memiliki adik sebanyak 6 orang yang dirasa cukup mampu memahami faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi karakter anak-anak. Di buat di subang, 2 Oktober 2012 pukul 23.25 WIB di revisi tgl 20 Juni 2014 pukul 17.09