Kamis, 26 Juli 2012

MENGOPTIMALKAN FITRAH MANUSIA


MENGOPTIMALKAN FITRAH MANUSIA
Disampaikan pada tanggal 03 april 2010
Oleh Fauziyah Kariem A.
1.      Hakikat penciptaan manusia
a.      QS AL HIJR 28
Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud”
b.      lihat hadis Muslim yang artinya, ”Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah; kedua orangtuanyalah yang menjadikannya penganuat agama Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”
c.       Fitrah manusia adalah tunduk dan patuh kepada Allah Swt sesuai dengan QS Ar-Rum :30
2.      Kedudukan manusia dalam pandangan islam haruslah yang :
a.      Jasmani yang sehat serta kuat dan berketerampilan, karena berhubungan dengan pembelaan terhadap islam. Oleh karena itu rasulullah menyuruh kita agar pendai dalam olahraga khususnya dibidang renang, memanah, dan berkuda
b.      Cerdas dan pandai
“……Katakanlah, samakah antara orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui? Sesungguhnya hanya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran”.(Az-Zumar:9)
c.       Rohani yang Berkualitas Tinggi
·         Ia salat khusyuk (al-Mu'minun: l-2)
·         bila mengingat Allah, kulit dan hatinya tenang (al-Zumar:23)
·         bila disebut nama Allah, bergetar hatinya (al-Hajj: 35)
·          bila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, mereka sujud dan menangis (Maryam:58, al-Isra':109).
3.      Hal-hal yang membedakan manusia dengan makhluk Allah SWT lainnya:
a.      Akal
Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”. (QS. Ar-Ra’ad [13]:11)
Al-‘alaq ayat 1
Al-Baqarah 30-36, dari ayat tersebut maka manusia wajib belajar, mengamalkan ilmu serta mengembangkan ilmu, merawat serta memelihara alam dimana dia berada.
4.      Peran dan fungsi manusia yang menjadi fitrah manusia
a.      Abdi Allah yang senantiasa beribadat kepada Allah, sesuai sesuai dengan QS Ad-Dzariyat 56 “Aku tidak menciptakan jin danm manusia melainkan agar mereka menyembah kepada-Ku
Dan Alah SWT mengambil kesaksian mereka atas keesaan Allah SWT, sepertiyang tercantum dalam  QS Al A’raf : 172  “Dan (ingatlah) ketika Tuhan-mu,mengeluarkan dari sulbi (0tulang belakang) anak cucu Adam keturunan  dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman): ”Bukankah Aku ini Tuhanmu?”. Mereka menjawab:”Betul (Engkau  Tuhan Kami), kami  saksi”.(Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan:”Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini(keesaan Tuhan)
Fitrah manusia juga dilengkapi dengan kecendrungan fujur dan taqwa (91:8).
b.      Khalifah
Allah Ta'ala berfirman, ''Dialah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di bumI….'' (Fathir: 39).
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. “(QS al-HUjurat-13)
5.      Kesimpulan
Jadi, sebagai manusia itu, kita haruslah senantiasa beribadat kepada-Nya, selalu bertafakur mengenai segala ciptaan baik itu fenomena alam maupun ilmu pengetahuan yang sedang berkembang (minimal dilingkungan sekitarnya). Selain itu kita sebagai manusia jangan berpaling dari tugas kita sebagai khalifah yang dalam pengertian ini bukan merupakan sebagai pemimpin raja atau sebagainya tapi lebih cenderung kepada pengoptimalan penggunaan alam raya ini dengan penuh bertanggungjawaban bukan hanya memetik tapi juga mengurusi dan merawat. Tidak berbuat dzalim dsb.

0 komentar:

Posting Komentar